
Mother…….
Juni 12, 2009Jangan menangis lagi Bunda
Walau luka terengah mencari jejek bijak
Yang semakin sulit di tebak
Walau hati terkoyak di sulut api teman sendiri
Jangan menangis lagi, Bunda
Kumandang genderang itu berang
Menghadang garang angan
Jerit parau emansipasi dan demokrasi
Tertindih api profokasi dan eksploitasi
Janngan tinggalkan aku
Dalam kumpulan rancu cendikiamu
Silau pandangku menatap kemilau di ufuk barat
Terkulai tatapku tak maampu menguak mi,mpi
Matahari timurku
Bunda,aku tak berdaya
Aku hanya dapat merenda doa
Kata dan air mata
Tuhan , padamkan api
Hentikan kumandang berang saudaraku
Dan,susunlah untaian mutiara yang sempat terserak
Agar bunda tak lagi menangis
NB : Bwat motherQhu…….I LOVE U……